GURU TAMU 2

Penyelarasan Satuan Pendidikan Vokasi Dengan Dudika

IMG20241025081539

Pada Jumat, 25 Oktober 2025 SMK kesehatan Aditapa kota Madiun telah menyelenggarakan kegiatan guru tamu dengan narasumber dari RSUD Dungus Provinsi Jawa Timur. Peserta didik yang mengikuti guru Kelas Xll FKK (Farmasi) dan Xll TLM (Teknik Laboratorium Medik). Kegiatan tersebut dibedakan menjadi 2 ruang.

IMG20241025081334

Ruang besar diisi oleh peserta didik Kelas Xll FKK dan bapak ibu guru produktifnya. Dengan Nara sumber ibu apt. Febriana Trisnaputri Rahajeng, M.clin.Pharm. Dengan jabatan apotek ahli muda dan membahas tentang bagaimana alur pelayanan diinstalasi farmasi di rumah sakit. E-Resep mengusung konsep integrasi teknologi informasi dalam proses pencatatan dan pengelolaan resep obat. Dokter menggunakan sistem komputer atau perangkat khusus untuk membuat resep elektronik yang kemudian disimpan dalam basis data terpusat. Proses ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memeriksa interaksi obat, dosis yang tepat, dan riwayat kesehatan pasien.

Cara kerja E-Resep tidak hanya membatasi diri pada tahap penulisan resep oleh dokter. Sistem ini juga terhubung dengan apotek dan pihak terkait lainnya. Pasien dapat dengan mudah mengakses resep mereka, dan apoteker dapat langsung mengetahui obat yang harus disiapkan, menciptakan alur kerja yang efisien dan terkoordinasi.

IMG20241025083815

Sedangkan ruang kecil diisi oleh peserta didik kelas Xll TLM dan bapak ibu guru produktifnya. Dengan Nara sumber ibu Yeni Indriana, A.Md.AK jabatan Pranata Laboratorium Kesehatan Penyelia.

Membahas tentang pemeriksaan TCM (Tes Cepat Molekuler) dengan metode tercepat untuk deteksi awal diagnosa TB  (Tuberculosis)Terdapat berbagai pertimbangan dalam menggunakan TCM dibandingkan dengan pemeriksaan lain untuk TB seperti pemeriksaan kultur, bakteri tahan asam (BTA), dan foto polos toraks.

Pemeriksaan Kultur

Meskipun pemeriksaan baku emas untuk diagnosis tuberkulosis paru adalah kultur, waktu yang diperlukan untuk keluarnya hasil pemeriksaan sangat lama, dimana kultur yang dapat berlangsung 2-6 minggu hanya untuk mengonfirmasi diagnosis TB dan memerlukan waktu tambahan 3 minggu lagi bila digunakan untuk menilai kasus tuberkulosis yang resisten obat.

IMG20241025081906

Dalam kurun waktu yang lama tersebut, penularan aktif tuberkulosis dari pasien pada orang lain dapat terjadi. Selain itu, risiko kontaminasi pada petugas juga dapat terjadi sehingga berpotensi untuk menularkan pada petugas kesehatan. Dengan demikian, penting untuk menemukan metode alternatif diagnosis tuberkulosis lainnya yang teruji lebih efektif dan terjangkau.

Setelah mendengar penjelasan kemudian peserta didik melakukan pemeriksaan mikroskopis TB .

IMG20241025084744

Pembuatan sediaan apusan dahak dengan sampel yang sudah dibawa dari RSUD Dungus, follow up terkait pemeriksaan TCM